Posted by : Irma Ani Rabu, 23 Oktober 2013

detail berita
CAMBRIDGE - Perusahaan pengantar konten jaringan internet, Akamai, merilis berbagai statistik tentang trafik internet secara global. Berdasarkan laporan tersebut, trafik internet yang berisi virus terbanyak berasal dari Indonesia.  

Akamai merilis laporan berjudul 'State of the Internet' dan mengungkapkan bahwa sebanyak 38 persen trafik internet dari Indonesia bermuatan virus atau malware yang berbahaya bagi komputer pengguna internet (netter). Laporan kuartal kedua ini melonjak dari kuartal pertama 2013 yang hanya sebesar 21 persen. 

Tak hanya Indonesia, negara dengan trafik internet berisikan virus juga bersarang di China dengan total 33 persen dan di tempat ketiga Amerika Serikat (AS) dengan 6,9 persen. Namun trafik internet bervirus dari China dan AS ini menurun sejak kuartal pertama. Demikian seperti dilansir Mashable, Kamis (17/10/2013).

Namun Akamai memberi catatan, bahwa serangan cyber tak tergantung dari negara seperti yang disebutkan. Para penjahat cyber alias hacker bisa mengontrol serangan dari wilayah manapun yang mereka suka dengan sistem  yang sudah mereka integrasikan.

Berdasarkan laporan, total cyber attack yang terjadi pada kuartal dua 2013 meningkat menjadi 89 persen dari seluruh dunia. Sebelumnya ulah para hacker ini hanya mencapai angka 82 persen. Akamai menggarisbawahi serangan yang dilakukan oleh militer Suriah, Syrian Electronic Army (SEA), beberapa waktu lalu menjadi peningkatan angka tersebut. SEA meretas akun email karyawan untuk mencuri akses dan memanipulasi informasi dari akun Twitter resmia media-media internasional.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Yuuki Asuna - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -